Tampilkan postingan dengan label Sedih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sedih. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Desember 2016

Mengerikan !! 3 Pekerjaan Ini Membuat Orang Bunuh Diri Dalam 30 Detik Saja!!

Sangat banyak dari kita yang sering mengeluh dengan pekerjaan yang kita jalani sekarang, seperti tidak ada kenaikan gaji atau tidak ada cuti untuk akhir tahun. Kita merasa pekerjaan yang kita jalani sekarang adalah 'penyiksaan' yang dilakukan perusahaan kepada kita. Tentu saja ini dialami oleh kita-kita yang bekerja di kantor atau penjaga toko yang selalu merasa jenuh dan bosan dengan sesuatu yang kita kerjakan setiap hari.

Tapi pernah nggak kamu berfikir bahwa ada banyak sekali orang di dunia ini yang rela melakukan pekerjaan berat untuk menghidupi keluarganya? Ya, banyak sekali Pulsker. Ada ribuan bahkan jutaan orang di dunia yang mengerjakan pekerjaan berat hingga tidak kenal lelah, semua itu mereka lakukan demi kehidupan keluarganya.

Jika kalian berpikir pasti kalian sudah tidak sanggup melakukan pekerjaan ini dan ingin menyudahi hidup kalian dengan berpikir hitungan detik saja, inilah 3 pekerjaan tersebut

#1  Gambar tersebut merupakan Para Pekerja Asia yang tidak memiliki skill khusus dalam bidang tersebut. Namun, mereka dipakasa untuk bekerja keras oleh keadaan.

 #2  Pembersih selokan di India ini rela masuk kedalam gorong-gorong yang kotor dan bau hanya untuk menafkahi diri dan keluarganya. Yang ini nggak tega banget liatnya Pulsker..hiks
 #3  Yang terakhir ini merupakan para pekerja 'kasar' atau di Indonesia dikenal sebagai buruh serabutan. Mereka harus mengantar paket dengan menarik gerobak yang penuh isi. Bahkan terlihat overload atau melebihi kapasitas

 Sumber : pulsk.com

Sadarkah Kalian..?! Yang Suka Menitipkan Anak Pada Orang Tua Kalian, Ketahuilah Dosa nya..!

Di zaman saat ini ini, tak sedikit para ibu yang punyai pekerjaan di luar tempat tinggal menitipkan anaknya kepada kakek atau neneknya, entah semata-mata memberi sebagai bentuk bakti atau serupa gaji karena anak dititipi.

Tak dapat disangkal bahwa kewajiban mendidik anak adalah tanggungjawab utama orangtua kandung, karena mereka adalah amanat mulia yang dititipkan Allah pada kita dan insyaallah bisa menjadi investasi amal kebajikan di kemudian hari.
 
 
 
Namun, alih-alih memanfaatkan kesempatan
menanamkan buah kebajikan pada anak, banyak orangtua yang mengalihkan sebagian besar waktu penjagaan kepada orang lain khususnya kepada ibu sendiri atau ibu mertua. Salah satu alasannya adalah demi mengejar karir.

Dalam masalah ini, cobalah kita bertanya pada diri kita sendiri dengan nurani. Apakah perbuatan kita tersebut bisa dikatakan benar dan bisa dibenarkan secara syariat atau tak?

Pertama, tanyakan dalam hati sanubari kita, apa sebenarnya yang melandasi perbuatan tersebut? Apakah karena orangtua kita lebih baik dalam mendidik anak-anak kita  Atau hanya demi mengejar karir?

Kedua, pastikan apakah orangtua kita merasa terhibur dengan kehadiran cucu-cucu di rumahnya setiap hari? Atau malah mengganggu kesibukan mereka, orangtua kita dengan usianya yang semakin senja dan tubuh yang tak seoptimal dahulu malah merasa kelelahan dan terbebani.

Apalagi jika kita tak memberikan bakti berupa uang lagi setelah orangtua kita berhenti menjaga anak-anak kita. takkah hal itu akan membuat orangtua merasa bahwa mereka hanya digaji karena menjaga anak-anak kita?

Perhatikanlah, jika niat kita hanya meraih jenjang karir yang tinggi kemudian orangtua terbebani maka perbuatan kita termasuk dzalim dan hal itu merupakan dosa.

Dosa karena telah mengesampingkan kewajiban mendidik anak sekaligus mendzalimi orangtua kita. Naudzubillah min dzalik.
 

Senin, 26 Desember 2016

Setelah Melahirkan , Ibu Ini Sempat Melihat Bayinya Selama 30 detik

Ketika kita tahu akan datangnya seorang bayi dalam keluarga kita, pasti kita akan sangat bersuka cita menyambut kedatangannya. Tetapi jika dalam perut sang ibu, sang janin meninggal dunia, bagaimanakah perasaanmu mendengar berita tersebut? Sedih, marah, kecewa, semua bercampur jadi satu hingga kita bahkan tidak mampu menerima kenyataan tersebut.
Walter Joshua Fretz, merupakan bayi yang terlahir secara prematur di rumah sakit Kokomo, Indiana. Ia lahir saat usainya baru menginjak 19 minggu. Dalam dekapan sang ibu, tubuh Walter yang masih memerah hanya sempat bertahan dalam waktu satu menit. bahkan dia belum sempat merasakan indahnya dunia ketika dia harus kembali ke surga. Demikian dilansir dari Dailymail.
Sang dokter pun tidak mampu menyelamatkan nyawa bayi tersebut ketika dilahirkan secara premature. Dia hanya dapat bertahan selama beberapa menit karena organ di dalam tubuhnya tidak berkembang. Tetapi siapa menyangka dalam waktu sesingkat ini, keluarga yang ditinggalkan merasa pengalaman ini merupakan suatu mukjizat.

Ibu dari bayi prematur tersebut berkata, pada pagi tersebut, suaminya membawa anak perempuan mereka Michayla ke rumah sakit karena sang kakak ingin menemani sang adik yang akan lahir sebentar lagi. Michayla yang sudah tidak sadar menyambut sang adik selalu bertanya tentang adiknya.

Sang ibu pun dengan miris mengatakan bahwa Tuhan telah membawa adiknya kembali ke surga bersama-Nya.

Hanya rasa sedih yang ia dapatkan saat melihat kondisi sang adik yang tak sempurna. Semakin hancur hati Michayla saat ibu berkata "Adik sudah bahagia bersama bidadari surga".
Walaupun ini hal yang sulit dijelaskan kepada seorang anak kecil, tetapi gadis kecil itu mengerti kejadian yang barusan terjadi. Kehadiran Walter yang begitu singkat membuat keluarga kecilnya merasa bahagia karena dapat bertemu malaikat kecil itu sebentar saja. Dokter dan suster yang membantu persalinan Walter turut meneteskan airmata saat kepergian bayi malang itu.

Mengharukan !! Simak Kisahnya Detik-Detik Ajalnya Izinkan ku ...

Yu Haining adalah salah satu yang terus menjalani kesetiannya meski ia tahu bahwa kekasihnya tak akan hidup lebih lama lagi. Fan Huixiang, gadis 25 tahun yang lebih tua setahun dari Yu, mengidap kanker stadium akhir. 

"Karena cinta aku menggenggam tanganmu erat. Karena cinta, aku mengharapkan keajaiban. Ijinkan aku memasangkan gaun pengantin itu untukmu," kata Yu sampai membuat Fan menitikkan air mata. Ia tak tahu berapa lama lagi waktu yang dimiliki, sementara Yu begitu setia mencintainya.